Musyawarah Pemilihan Presiden PPMI Dhahran

Tuntas sudah LPJ PPMI Dhahran Kabinet Aviandy masa bakti 2016-2017 berlangsung, forum menyelenggarakan musyawarah untuk memilih presiden PPMI selanjutnya. Sebelumnya telah diadakan underground voting untuk memilih siapa yang paling layak untuk meneruskan amanah tersebut.

Kabinet kemudian memutuskan beberapa hal terkait pencalonan, mekanisme, dan teknis. Beberapa hal diantaranya yaitu mengeliminir mahasiswa baru dari jenjang PhD yang kemungkinan besar memiliki amanah lain diluar kemahasiswaan. Akhirnya diputuskan untuk mencalonkan semua mahasiswa baru dari jenjang master.

H-1 pemilihan, Konferensi Rendang Septri yang berlangsung selama 3 putaran ba’da Jumatan menghasilkan mufakat untuk memajukan 4 nama setelah ditanya kesediaannya satu per satu. Mereka adalah:

  1. Rika Nanda
  2. Ghozian
  3. Yusron
  4. Adha

Singkat cerita, Rika Nanda GEA 2008 terpilih menjadi Presiden PPMI Dhahran 2017-2018 berdasarkan hasil musyawarah seluruh anggota. Semoga amanah, Bang Nanda!

Advertisements

LPJ PPMI Dhahran

Alhamdulillah tuntas sudah masa bakti kabinet Aviandy 2016-2017++*. Akhir masa bakti tersebut ditandai dengan laporan pertanggung jawaban kepada dewan syuro dan juga musyawarah pemilihan pemimpin baru.

LPJ berlangsung menarik, beberapa permasalahan terkait muamalah pada masa bakti dibahas satu per satu, terutama yang terkait dengan duit. Aviandy sebagai presiden memaparkan seluruh program yang telah berjalan. Beberapa program yang kurang sukses dan belum terlaksana juga turut dibahas sebagai bahan evaluasi para penerus.

Sebagai sekretaris jenderal PPMI 2016-2017 saya turut membantu sang Presiden dalam mensukseskan seluruh program yang direncanakan di awal termasuk mengusahakan agar program tersebut dapat terlaksana semua. Beberapa program yang alhamdulillah berjalan dengan baik diantaranya:

  1. PPMI Fun Day di Corniche
  2. Partisipasi pada KFUPM Cultural Night
  3. Olahraga rutin
  4. Pengajian rutin

Semua program yang telah terlaksana memang terkesan simple. Namun di balik itu ada visi luhur yang ingin dimunculkan yaitu meningkatkan kebersamaan sesama anggota. Alhamdulillah kita sudah akan menuju kesana.

 

How to be a good teacher in jaman now

Judulnya mungkin terlalu bombastis. Tapi yang ingin saya share disini hanyalah pengalaman saya beajar bahasa arab dengan Fahim Dj yang sempat saya ceritakan disini.

Mempelajari bahasa arab bagi pemula tentunya perlu mengetahui banyak cabang dan turunan dari setiap jenis kata seperti isim, fi’il dan huruf jar. Terkadang hal tersebut menjadi membosankan bila hanya melihat tabel dan poin atau angka.

Alhamdulillah saya menjadi kenal web based application coggle dari beliau, selain bisa cloud storage, coggle juga multi-user atau parallel, dan real time. Mungkin ini bukan satu-satunya aplikasi tapi its worth to be tried bro!

  • Ipad-PC integration

Nah ini yang menarik di jaman now. Guru tidak membawa kertas dan pulpen untuk menjelaskan pada siswanya. Kitab sudah ada di laptop dan Ipad menggantikan peran buku. Integrasi Ipad dan PC ke layar di kelas bahasa arab kemarin cukup membuat kami takjub.

Kenapa tidak menggunakan salah satunya saja? jawabnya agar tidak membuat guru kerepotan gonta-ganti tab. Pengalaman kemarin, laptop digunakan untuk membuat mindmap via coggle; membuka buku durusul lughah, dan membuat notes di excelsheet. Sedangkan Ipad dikhususkan untuk mengi’rob. Menurut saya metode ini lebih efektif ketimbang teknologi interactive screen ala CPG.

  • Stylus

Yang menarik dalam menggunakan ipad dan stylus yakni kita bisa melihat proses sang guru dalam melakukan penharokatan setiap katanya. Setiap coretan Mas Fahim dapat terlihat dan memberi pengalaman yang berkesan kepada kami sang murid. Daan pastinya bisa disave dan dinikmati oleh tullab selepas kelas.

Akan menjadi menarik ketika tullab mengerjakan PR dengan cara yang sama dan sang guru memeriksanya bersama di layar di depan kelas. Integration di poin sebelumnya akan memudahkan.

  • Video conference

Hal ini belum kesamapaian karena keterbatasan gadget yang kita miliki. Padahal kebutuhannya cukup mendesak mengingat Pak Tatag sedang cuti dan beliau ingin tetap belajar di sela-sela waktunya bersama keluarga. Alhasil kita hanya merekamnya dalam format suara.

Well, menarik bukan? Teknologi menyulap proses belajar kita di kelas. Memudahkan transfer ilmu dari sang guru kepada muridnya. Sekarang tinggal kitanya, mau atau tidak menggunakan semua fasilitas yang tersedia untuk ilmu. Ibarat pisau, ia dapat dipakai membuat masakan yang lezat. Di lain sisi, ia juga bisa membunuh si empunya.

 

Fahim Dj

Sekedar ingin bercerita tentang seorang teman, seorang guru, sekaligus sahabat yang bernama Fahim. Ada pertemuan dan juga ada perpisahan. Kalimat yang memang harus terucap saat ingin melepas seseorang, apalagi dia yang sangat berkesan untuk kehidupan kita.

Ya, memang tidak lama saya mengenal beliau, bisa dikatakan kurang dari 2 tahun. Namun, keluhuran pribadi dan ilmunya alhamdulillah dapat saya rasakan. Semoga juga bisa saya teladani di sisa hidupku.

Beliau merupakan salah satu mahasiswa genius yang saya kenal. Mulai dari track recordnya sebagai mahasiswa cemerlang lulusan Tarnus, jebolan Ilmu Komputer UGM, pemenang berbagai lomba, dan yang paling berkesan bagi saya adalah dalamnya ilmu agama yang dimiliki.

Beberapa bulan terakhir sebelum final exit, saya dan beberapa ekspatriat di Dhahran sempat bereguk ilmu bahasa arab dengan beliau. Luar biasa begitu semangatnya Fahim dalam mengajarkan kami hingga kami bisa menyelesaikan 1 jilid buku durusul lughoh dalam 1 bulan saja.

Walau terhenti di dars 7 durusul lughoh jilid 2, alhamdulillah kami sudah sedikit mengerti bagaimana cara membaca kitab. bagaimana meng-i’rob kata-per kata dalam sebuah kitab. Fahim mengajarkan kita terjun langsung membaca Kitab Tafsir Juz ‘Amma karya Syaikh Utsaimin. Tafsir Al-Fatihah, Al-Ikhlas dan Al-Falaq tuntas sudah dibahasnya.

Hafr Al-Batin, kota kenangan bersama beliau ketika bermajlis dengan masyaikh. Walaupun hanya kuhabiskan 1 hari disana namun banyak pelajaran yang dapat saya ambil dari sosok Fahim. Adab dan semangat menuntut ilmu adalah 2 kata yang sangat melekat padanya.

 

Baru Saja

Baru saja saya membaca sebuah blog karya seorang teman berinisial YM. Sangat menarik. Beliau mengingatkan tentang menunaikan hak semua hal yang berkaitan dengan kehidupan kita.

Semoga beliau diberikan keberkahan oleh Allah.

Sekilas Temus Armina

Temus Armina adalah singkatan dari tenaga musiman arofah mina, merupakan salah satu pasukan dibawah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang bertugas di Arafah dan Mina untuk mengoordinir konsumsi dan logistik

Begitulah definisi saya pribadi yang pernah menjadi bagian Temus Armina pada tahun 1438 H. Tebak tahun berapa masehi? #promotehijricalendar

Bagaimana keseruannya? Insya Allah akan disajikan disini kelak (semoga).